perjalanan diriku

PERJALANAN DIRIKU

Setapak demi setapak aku berjalan

Arah ke arah aku telusuri

Tahun, bulan, minggu, hari

Terus aku cari

Jiwaku yang pergi

Tak kunjung kembali

Ntah bagaimana ku harus dapatkan kembali

Meskipun kerikil slalu saja menghadang

Tapi raga ini tetap tegar

Ntuk cari jiwaku yang hilang

Tuhan

Kenapa kau diam

Saat perjalananku

Ketika angin menghentikanku

Engkau sangaja membiarkan diriku

Tersesat dalam duniaMu

Tapi aku kan tetap berpegang dalam taliMu

Saat perjalanan mencari jiwaku

Medoho 04012011

Jumat, 07 Januari 2011

PERJALANAN

          Sebuah perjalanan panjang, yang begitu diinginkan. Semua dilakukan hanya untuk mencari jiwa yang hilang. Kemanapun akan ditelusuri, meskipun sampai urat bumi. Orang lain tak dapat membayangkan, sekeras apa yang Aku pikirkan?. Karena hanya satu tujuan Aku melakukan perjalanan. Mencari  jiwa yang belum ku temukan, karena masih bersama Tuhan. Untuk itu, Aku akan bertahan berjalan mencari jawaban dari Tuhan tentang jiwaku yang hilang.
             Di tengah perjalanan, Aku berdiam sejenak. Dan berfikir diantara orang-orang yang tak berakal. Orang yang hanya bisa menyusahkan sekelilingnya itulah orang yang tak berakal. Dalam berfikir Aku membedakan antara kesunyian dan kesepian, meskipun kelihatannya sama. Itulah yang masih menjadi bimbang dalam melangkah ke depan.
             Perjalanan yang begitu sarat dengan rintangan membentang di sepanjang jalan. Aku sendirian mencoba bertahan menghadapi cobaan. Demi mencari sebuah arah yang menuju jiwaku. Meskipun Aku harus bertahan menghadapi semua yang telah di berika Tuhan. Tapi Aku tetap tegar untuk mendapatkan jiwaku yang hilang. Biarkan Tuhan yang menjalankan,sedang Aku tak berhenti berikhtiar.
        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar