Sebuah perjalanan panjang, yang begitu diinginkan. Semua dilakukan hanya untuk mencari jiwa yang hilang. Kemanapun akan ditelusuri, meskipun sampai urat bumi. Orang lain tak dapat membayangkan, sekeras apa yang Aku pikirkan?. Karena hanya satu tujuan Aku melakukan perjalanan. Mencari jiwa yang belum ku temukan, karena masih bersama Tuhan. Untuk itu, Aku akan bertahan berjalan mencari jawaban dari Tuhan tentang jiwaku yang hilang.
Di tengah perjalanan, Aku berdiam sejenak. Dan berfikir diantara orang-orang yang tak berakal. Orang yang hanya bisa menyusahkan sekelilingnya itulah orang yang tak berakal. Dalam berfikir Aku membedakan antara kesunyian dan kesepian, meskipun kelihatannya sama. Itulah yang masih menjadi bimbang dalam melangkah ke depan.
Perjalanan yang begitu sarat dengan rintangan membentang di sepanjang jalan. Aku sendirian mencoba bertahan menghadapi cobaan. Demi mencari sebuah arah yang menuju jiwaku. Meskipun Aku harus bertahan menghadapi semua yang telah di berika Tuhan. Tapi Aku tetap tegar untuk mendapatkan jiwaku yang hilang. Biarkan Tuhan yang menjalankan,sedang Aku tak berhenti berikhtiar.
Perjalanan yang begitu sarat dengan rintangan membentang di sepanjang jalan. Aku sendirian mencoba bertahan menghadapi cobaan. Demi mencari sebuah arah yang menuju jiwaku. Meskipun Aku harus bertahan menghadapi semua yang telah di berika Tuhan. Tapi Aku tetap tegar untuk mendapatkan jiwaku yang hilang. Biarkan Tuhan yang menjalankan,sedang Aku tak berhenti berikhtiar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar