Mampir sebentar
diriuk kesibukan yang gak mau tenana
kau datang, menawarkan paras ayumu
yang jalang
sedikit mempesona memang
sayang, kelaminmu kau jajakan
sehingga pesonamu terhalang
tak sedikit lelaki gersang
kegirangan
kayak bayi yang disusui
melihatmu begitu kasihan
kala, kau anggun dengan tudung biru, pipi
merah ranum
tertarik memang, menjadi
hal wajar
sekarang telah ku urungkan untuk menidurimu
karna hasrat tak lagi ada
apalagi cinta
seakan hilang bersama angin siang
Sambung 05102017
perjalanan diriku
PERJALANAN DIRIKU
Setapak demi setapak aku berjalan
Arah ke arah aku telusuri
Tahun, bulan, minggu, hari
Terus aku cari
Jiwaku yang pergi
Tak kunjung kembali
Ntah bagaimana ku harus dapatkan kembali
Meskipun kerikil slalu saja menghadang
Tapi raga ini tetap tegar
Ntuk cari jiwaku yang hilang
Tuhan
Kenapa kau diam
Saat perjalananku
Ketika angin menghentikanku
Engkau sangaja membiarkan diriku
Tersesat dalam duniaMu
Tapi aku kan tetap berpegang dalam taliMu
Saat perjalanan mencari jiwaku
Medoho 04012011