jiwa-jiwa terlantar
jiwa-jiwa marginal
tak sepantasnya di jalanan
mereka sama
kenapa mesti ada perbedaan
sadarkah engkau yang disinggasana
duduk, makan, dan berpesta uang
kau selalu berkecukupan
atau malah berlebihan
tapi lihatlah
jiwa-jiwa terlantar
jiwa-jiwa marginal
ia butuh kasih sayang dan perhatian
dari lubuk hatimu yang paling dalam
wahai manusia
jangan sekali-kali membedakan
karena kita sama dimata Tuhan
jalan sastra 14022011
perjalanan diriku
PERJALANAN DIRIKU
Setapak demi setapak aku berjalan
Arah ke arah aku telusuri
Tahun, bulan, minggu, hari
Terus aku cari
Jiwaku yang pergi
Tak kunjung kembali
Ntah bagaimana ku harus dapatkan kembali
Meskipun kerikil slalu saja menghadang
Tapi raga ini tetap tegar
Ntuk cari jiwaku yang hilang
Tuhan
Kenapa kau diam
Saat perjalananku
Ketika angin menghentikanku
Engkau sangaja membiarkan diriku
Tersesat dalam duniaMu
Tapi aku kan tetap berpegang dalam taliMu
Saat perjalanan mencari jiwaku
Medoho 04012011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar