perjalanan diriku

PERJALANAN DIRIKU

Setapak demi setapak aku berjalan

Arah ke arah aku telusuri

Tahun, bulan, minggu, hari

Terus aku cari

Jiwaku yang pergi

Tak kunjung kembali

Ntah bagaimana ku harus dapatkan kembali

Meskipun kerikil slalu saja menghadang

Tapi raga ini tetap tegar

Ntuk cari jiwaku yang hilang

Tuhan

Kenapa kau diam

Saat perjalananku

Ketika angin menghentikanku

Engkau sangaja membiarkan diriku

Tersesat dalam duniaMu

Tapi aku kan tetap berpegang dalam taliMu

Saat perjalanan mencari jiwaku

Medoho 04012011

Sabtu, 26 Februari 2011

PEJUANG KECIL

Ketika surya mulai buka mata dari mimpi-mimpi
Sebuah perjuangan akan dimulai
Kaleng dan gitar kecil telah menanti
Setiap petikan dawai mengeluarkan uang
Dari saku-saku sang dermawan
Tubuh dekil dan kusam telah menjadi identitas
Para pejuang –pejuang kecil yang siap tandang
Demi mengisi perut yang berdendang
Tuhan
Ibakah Engkau dengan mereka
Janganlah diam !
Seperti anjing-anjing kantoran
Bisanya hanya bermain uang dan mempermainkan
Pejuang kecil...
Tetaplah berjuang, kau lah masa depan
Meski tak makan sekolahan
Tapi semangatmu berkobar
Jika besar nanti jadilah pejuang bangsa
Jangan mempermainkan bangsa
Aku yakin kamu bisa...!
Pejuang kecil...
Kobarkanlah api semangatmu
Hanguskanlah benalu-benalu
Melekat di pohon pertiwiku
Pejuang kecil...
Angkatlah merah dan putih yang ada ditiang
Bawalah ke ujung dan sisi dunia
Biar mereka tahu
Bangsamu tidak hanya tempat benalu
Pejuang kecil...
Janganlah merasa kecil
Karena kau berhati besar
Meski kau dekil dan kusam
Kau tak seperti para korupsi
Pejuang kecil, tetaplah menjadi diri sejati
Gunakanlah hati untuk memimpin pertiwi
Tuhan pasti membantumu pejuang kecil
                                          jalansastra 25022011


Tidak ada komentar:

Posting Komentar