perjalanan diriku

PERJALANAN DIRIKU

Setapak demi setapak aku berjalan

Arah ke arah aku telusuri

Tahun, bulan, minggu, hari

Terus aku cari

Jiwaku yang pergi

Tak kunjung kembali

Ntah bagaimana ku harus dapatkan kembali

Meskipun kerikil slalu saja menghadang

Tapi raga ini tetap tegar

Ntuk cari jiwaku yang hilang

Tuhan

Kenapa kau diam

Saat perjalananku

Ketika angin menghentikanku

Engkau sangaja membiarkan diriku

Tersesat dalam duniaMu

Tapi aku kan tetap berpegang dalam taliMu

Saat perjalanan mencari jiwaku

Medoho 04012011

Rabu, 25 Oktober 2017

Jiwa; ruh  yang bermuara  dalam raga
berseru
mengundang kehidupan yang kering
keronta
terpuruk dikeadaan yang nyata
Tuhan tak pernah alpa
dari tugastugasNya
seperti biasa, sabarlah yang ku kenakan
kehidupan buta
tak pernah mengerti rasa ataupun cinta
hanya hasrat belaka
OC26102107

Tidak ada komentar:

Posting Komentar